Template balasan WhatsApp reservasi hotel: tanya kamar, harga, sampai konfirmasi
Contoh balasan WhatsApp untuk resepsionis hotel kecil: tanya kamar kosong, harga per malam, fasilitas, ringkasan booking, DP, dan saat kamar penuh.
Ditulis oleh Tim Autoberes
8 menit baca
Chat yang paling sering masuk ke WhatsApp hotel kecil isinya hampir selalu sama: "Kak, tanggal sekian ada kamar? Berapa semalam?" Kalau resepsionis harus mengetik ulang jawabannya setiap kali, balasan jadi lambat dan isinya beda-beda antar shift. Template menyelesaikan dua masalah itu sekaligus.
Di bawah ini ada template untuk alur yang paling umum, dari pertanyaan pertama sampai tamu setuju booking. Ganti bagian dalam kurung siku dengan data hotelmu.
Apa yang harus ada di balasan pertama
Balasan pertama yang baik menjawab pertanyaan tamu dan langsung meminta data yang kurang. Tamu yang bertanya "ada kamar?" biasanya belum menyebut tanggal lengkap, jumlah orang, atau tipe kamar. Kalau resepsionis menjawab "ada, Kak" lalu menunggu, butuh tiga atau empat bolak-balik chat sebelum harga bisa disebut.
Data minimal yang dibutuhkan sebelum menyebut harga:
- Tanggal check-in dan check-out (bukan hanya "malam Minggu")
- Jumlah tamu dewasa dan anak
- Jumlah kamar
- Tipe kamar yang diminati, kalau tamu sudah punya pilihan
Halo Kak, terima kasih sudah menghubungi [Nama Hotel]. Supaya kami bisa cek kamar dan harganya, boleh dibantu infonya: 1. Tanggal check-in dan check-out 2. Jumlah tamu (dewasa dan anak) 3. Butuh berapa kamar Kami punya tipe [Superior], [Deluxe], dan [Family]. Foto dan fasilitasnya bisa kami kirim kalau Kakak mau lihat dulu.
Daftar bernomor memudahkan tamu menjawab sekaligus dalam satu pesan.
Template saat kamar tersedia
Begitu data lengkap, cek kamar dulu, baru sebut harga. Jangan menulis "ada" sebelum benar-benar mengecek kalender kamar dan booking yang masuk dari OTA. Janji yang harus ditarik lagi lebih merusak kepercayaan daripada balasan yang telat lima menit.
Kak [Nama], untuk [Jumat, 14 Nov] sampai [Minggu, 16 Nov] (2 malam), 2 dewasa, kamar [Deluxe] masih tersedia. Rinciannya: Jumat (weekend): Rp[harga] Sabtu (weekend): Rp[harga] Total 2 malam: Rp[total] Harga sudah termasuk [sarapan untuk 2 orang / pajak dan layanan]. Check-in mulai jam [14.00], check-out paling lambat jam [12.00]. Mau kami bantu proses bookingnya, Kak?
Ada tiga hal di template itu yang sering terlewat.
Pertama, harga ditulis per malam, bukan hanya totalnya. Banyak hotel memakai harga berbeda untuk weekday, weekend, dan musim ramai. Kalau tamu menginap Kamis sampai Sabtu, dua malam itu bisa beda harganya. Rincian per malam membuat tamu paham kenapa totalnya tidak sama dengan "harga di Instagram".
Kedua, sebut dengan jelas apakah harga sudah termasuk pajak. Jasa perhotelan, termasuk hotel, losmen, guesthouse, dan pondok wisata, dikenai Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) dengan tarif paling tinggi 10%, dan besarnya ditetapkan lewat Perda masing-masing daerah (UU 1/2022, Pasal 53 dan Pasal 58). Kalau harga yang kamu sebut belum termasuk pajak, tulis begitu di chat. Tamu yang baru tahu soal pajak saat check-out cenderung merasa dibohongi.
Ketiga, sebut fasilitas yang memengaruhi harga: sarapan, jumlah orang per kamar, extra bed. Undang-undang Perlindungan Konsumen mewajibkan pelaku usaha memberi informasi yang benar, jelas, dan jujur tentang barang atau jasa yang dijual (UU 8/1999, Pasal 7 huruf b). Untuk hotel, artinya tamu harus tahu persis apa yang dia bayar sebelum transfer.
Template saat tipe yang diminta penuh
Saat tipe kamar yang diminta penuh, tawarkan pilihan lain di chat yang sama. Tamu yang hanya menerima "maaf penuh, Kak" akan langsung membuka aplikasi OTA dan mencari hotel lain.
Mohon maaf Kak, [Deluxe] untuk malam Sabtu [15 Nov] sudah penuh. Yang masih tersedia di tanggal itu: [Superior], Rp[harga]/malam, kamar sedikit lebih kecil, bed [double/twin] [Family], Rp[harga]/malam, muat 4 orang Atau kalau tanggalnya bisa geser, [Deluxe] masih ada untuk [Minggu, 16 Nov]. Kakak mau pilih yang mana?
Kalau semua kamar penuh, tutup percakapan dengan sopan dan tawarkan tanggal terdekat yang masih kosong. Jangan menjanjikan "nanti kami kabari kalau ada yang batal" kalau tidak ada orang yang benar-benar mencatat dan menindaklanjutinya.
Mohon maaf Kak, untuk tanggal [15 Nov] semua kamar kami sudah terisi. Tanggal terdekat yang masih tersedia: [17 Nov] dan [18 Nov]. Kalau salah satunya cocok, kami bantu proses sekarang.
Template pertanyaan fasilitas yang sering muncul
Pertanyaan fasilitas paling cepat dijawab kalau jawabannya sudah disiapkan sekali dan disimpan. Aplikasi WhatsApp Business punya fitur balasan cepat untuk menyimpan pesan yang sering dikirim, jadi resepsionis tidak perlu mengetik ulang.
Daftar pertanyaan yang layak dibuatkan template:
| Pertanyaan tamu | Isi jawaban yang perlu disiapkan |
|---|---|
| Jam check-in dan check-out? | Jam standar, apakah early check-in atau late check-out bisa, dan biayanya kalau ada |
| Ada sarapan? | Termasuk atau tidak, jam sarapan, harga kalau beli terpisah |
| Bisa tambah orang atau extra bed? | Kapasitas maksimal per tipe, harga extra bed per malam |
| Ada parkir? | Mobil atau motor, gratis atau bayar, kapasitas |
| Boleh bawa anak? | Batas usia anak gratis, aturan kasur |
| Lokasinya di mana? | Alamat lengkap, link peta, patokan, jarak ke tempat yang sering dicari tamu |
| Bisa bayar di tempat? | Aturan DP dan pelunasan, metode pembayaran yang diterima |
Check-in mulai jam [14.00] dan check-out paling lambat jam [12.00], Kak. Early check-in bisa kalau kamarnya sudah siap, tapi belum bisa kami pastikan dari sekarang. Kalau Kakak datang lebih pagi, barang bisa dititip dulu di resepsionis.
Kamar [Deluxe] untuk maksimal [2 dewasa dan 1 anak di bawah 6 tahun], Kak. Extra bed tersedia Rp[harga] per malam, sudah termasuk [sarapan 1 orang]. Kalau rombongan lebih dari itu, tipe [Family] mungkin lebih pas.
Isi tabel di atas sebaiknya ditulis pemilik atau manajer, bukan dikarang resepsionis saat chat masuk. Satu jawaban resmi untuk semua shift mencegah tamu mendapat info berbeda dari dua orang.
Template ringkasan sebelum booking dicatat
Kirim ringkasan sebelum booking dicatat. Ringkasan memberi tamu kesempatan mengoreksi tanggal atau jumlah orang sebelum kamar dikunci dan DP ditagih. Salah tanggal satu hari adalah sumber komplain yang paling mudah dicegah.
Kak [Nama], mohon dicek dulu ya: Nama tamu: [Nama sesuai KTP] Check-in: [Jumat, 14 Nov 2026], mulai jam [14.00] Check-out: [Minggu, 16 Nov 2026], paling lambat jam [12.00] Kamar: 1 [Deluxe], 2 dewasa Tambahan: [extra bed 1, sarapan untuk 3 orang] Total: Rp[total] [sudah/belum] termasuk pajak Kalau sudah benar, balas BENAR dan kami kirim info pembayaran DP.
Jangan meminta foto KTP atau data lain yang belum dibutuhkan di tahap ini. Nama dan nomor yang bisa dihubungi sudah cukup untuk mencatat booking.
Template info DP dan batas bayar
DP mengikat booking, dan batas bayarnya harus disebut jelas sejak pesan pertama soal pembayaran. Tamu yang tidak tahu ada batas waktu bisa transfer besok sore, saat kamarnya sudah dilepas ke tamu lain.
Terima kasih Kak [Nama]. Bookingnya kami tahan sampai [hari ini jam 20.00]. DP: Rp[nominal] ([persentase]% dari total) Transfer ke: [Bank], [nomor rekening], a.n. [nama pemilik rekening resmi] Setelah transfer, kirim bukti bayarnya di chat ini ya. Kalau sampai [jam 20.00] DP belum masuk, kamar kami buka lagi untuk tamu lain. Sisa pembayaran Rp[sisa] dilunasi saat check-in. Aturan pembatalan: [tulis singkat aturan hotelmu].
Nomor rekening sebaiknya selalu atas nama hotel atau badan usaha, dan ditulis sama di semua template. Tamu sekarang waspada terhadap penipuan, dan rekening pribadi yang berganti-ganti membuat mereka ragu.
Aturan DP dan pembatalan layak dibahas tersendiri, termasuk cara menulisnya supaya tidak memicu sengketa. Yang penting di template: aturan pembatalan sudah disebut sebelum tamu membayar, bukan setelahnya.
Cara menjaga template tetap dipakai
Template hanya berguna kalau isinya benar dan semua shift memakainya. Beberapa kebiasaan yang membantu:
- Simpan semua template di satu dokumen yang bisa dibuka semua resepsionis, lalu salin ke balasan cepat WhatsApp Business.
- Tentukan satu orang yang boleh mengubah harga dan aturan di template. Saat harga high season berlaku, dia yang memperbarui.
- Cek ulang template setiap kali ada perubahan: harga baru, jam sarapan berubah, rekening berganti.
- Baca ulang beberapa chat resepsionis seminggu sekali. Pertanyaan baru yang muncul berulang kali layak dibuatkan template.
Masalah yang tersisa biasanya bukan isi template, tapi jam. Chat jam 11 malam tetap menunggu sampai ada yang sempat membuka ponsel. Di sini Autoberes bisa mengambil alih: menjawab tanya kamar dan harga dari data kamar dan kalender kamarmu, mengecek ketersediaan per malam sebelum menjanjikan, lalu mengirim ringkasan dan permintaan DP dengan batas waktu. Komplain, nego harga, dan rombongan tetap dioper ke staf.
Pertanyaan yang sering muncul
Perlukah menyebut harga di balasan pertama?
Sebut harga setelah tanggal dan jumlah tamu jelas. Harga hotel sering berbeda antara weekday, weekend, dan musim ramai, jadi harga yang disebut sebelum tanggal jelas bisa salah. Kalau tamu hanya ingin gambaran kasar, sebut kisaran harga per tipe kamar dan jelaskan bahwa harga pasti tergantung tanggal.
Harga di WhatsApp boleh beda dengan harga di OTA?
Boleh, itu keputusan bisnis hotel. Yang penting, harga yang disebut di chat harus jelas komponennya: per malam atau total, sudah atau belum termasuk pajak, termasuk sarapan atau tidak. Kalau harga di chat lebih tinggi dari harga yang tamu lihat di OTA, siapkan jawaban jujur soal bedanya, misalnya karena harga OTA tidak bisa dibatalkan.
Bagaimana membalas tamu yang menawar harga?
Siapkan aturan dari pemilik: boleh diskon atau tidak, untuk kondisi apa (menginap lebih dari sekian malam, weekday), dan berapa batasnya. Resepsionis sebaiknya tidak memutuskan diskon sendiri. Kalau di luar aturan, jawab bahwa permintaan akan diteruskan ke manajer dan beri waktu kapan tamu akan dikabari.
Apakah template membuat balasan terdengar kaku?
Template adalah kerangka, bukan naskah mati. Panggil tamu dengan namanya, sesuaikan tanggal dan tipe kamar, dan tambahkan satu kalimat yang menjawab hal spesifik yang dia tanyakan. Yang dijaga dari template adalah isi faktanya: harga, jam, dan aturan.
Sumber
- UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (JDIH BPK). Pasal 4 huruf c dan Pasal 7 huruf b, informasi yang benar, jelas, dan jujur
- UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (JDIH BPK). Pasal 53 (jasa perhotelan) dan Pasal 58 (tarif PBJT paling tinggi 10%, ditetapkan dengan Perda)
- Cara Menggunakan Balasan Cepat, Pusat Bantuan WhatsApp
Mau balasan dan pengingat seperti ini berjalan sendiri?
Autoberes membalas chat WhatsApp dari data bisnismu dan mengoper ke admin saat perlu. Biaya dan syaratnya ada di halaman harga.
Artikel terkait
Semua artikelHotel
Cara mencegah double booking hotel antara OTA dan WhatsApp
Cara hotel kecil yang menjual kamar di OTA dan WhatsApp mencegah double booking: kalender induk, aturan blokir manual, cek silang harian, dan saat bentrok.
7 menit baca
Hotel
Cara minta review Google dari tamu hotel tanpa melanggar aturan
Kapan dan bagaimana meminta ulasan Google dari tamu setelah check-out lewat WhatsApp, apa yang dilarang Google dan Tripadvisor, dan cara membalas ulasan buruk.
7 menit baca
Hotel
Kebijakan DP dan pembatalan hotel kecil: cara menulis aturan yang jelas
Cara menyusun aturan DP, batas bayar, pembatalan, ganti tanggal, dan no-show untuk hotel kecil, dengan contoh kalimat dan rujukan UU Perlindungan Konsumen.
8 menit baca