DP booking klinik kecantikan: cara menyusun aturan DP, reschedule, dan pengembalian
Panduan DP booking klinik kecantikan: kapan DP dipakai, batas bayar, aturan reschedule dan pengembalian, plus contoh pesan WhatsApp yang jelas untuk pasien.
Ditulis oleh Tim Autoberes
9 menit baca
Artikel ini panduan operasional untuk staf klinik, bukan saran medis. Keputusan klinis tetap di tangan dokter yang memeriksa pasien.
DP booking di klinik kecantikan adalah uang muka yang dibayar pasien untuk mengunci jadwal treatment, lalu dipotong dari total biaya saat pasien datang. DP paling berguna untuk treatment yang memblok dokter, ruangan, atau alat dalam waktu lama. Supaya tidak memicu keluhan, aturannya perlu ditulis lengkap sebelum pasien membayar: berapa, sampai kapan, apa yang terjadi kalau pasien ganti jadwal, dan kapan uangnya kembali.
Artikel ini membahas cara menyusun aturan itu dan cara menyampaikannya lewat WhatsApp. Ini panduan operasional, bukan nasihat hukum. Untuk kebijakan pengembalian uang yang akan dipakai lama, minta penasihat hukum klinik membaca drafnya.
Kapan klinik perlu memasang DP
Pasang DP hanya untuk slot yang benar-benar rugi kalau kosong. Untuk konsultasi singkat atau treatment yang jadwalnya mudah diisi pasien lain, DP justru bisa membuat calon pasien mundur.
| Jenis slot | Perlu DP? | Alasan |
|---|---|---|
| Konsultasi dokter pertama kali | Biasanya tidak | Durasi pendek, calon pasien masih menimbang |
| Facial atau treatment rutin dengan terapis | Opsional | Mudah diisi dari daftar tunggu |
| Treatment dengan alat yang hanya ada satu unit | Disarankan | Alat ikut terblok selama tindakan |
| Tindakan dokter berdurasi panjang | Disarankan | Dokter dan ruangan terblok lama |
| Slot ramai, misalnya Sabtu atau jam pulang kerja | Disarankan | Banyak pasien lain yang mau slot itu |
| Treatment yang butuh bahan disiapkan sebelum pasien datang | Disarankan | Ada biaya persiapan yang hilang kalau batal |
Putuskan daftar ini bersama dokter penanggung jawab dan owner, lalu tulis di satu dokumen. Admin tidak memutuskan sendiri siapa yang kena DP dan siapa yang tidak.
Lima hal yang harus tertulis sebelum pasien membayar
Aturan DP yang jelas menjawab lima pertanyaan. Kalau salah satunya kosong, pertanyaan itu akan muncul belakangan, biasanya saat pasien sudah kesal.
- Besar DP. Nominal tetap atau persentase dari harga treatment, dan pernyataan bahwa DP dipotong dari total biaya.
- Batas bayar. Jam dan tanggal yang jelas, misalnya "Jumat jam 20.00", bukan "secepatnya". Tulis juga apa yang terjadi kalau lewat batas: slot dilepas.
- Ganti jadwal. Sampai kapan pasien boleh pindah jadwal tanpa kehilangan DP, dan berapa kali.
- Batal atau tidak datang. Apa yang terjadi pada DP kalau pasien membatalkan mendadak atau tidak datang tanpa kabar.
- Kalau klinik yang membatalkan. Misalnya dokter berhalangan atau alat rusak. Di sini DP sebaiknya dikembalikan penuh atau dipindah ke jadwal baru, sesuai pilihan pasien.
Tulis kelima hal ini sama persis di WhatsApp, Instagram, dan meja depan. Pasien yang membaca versi berbeda di dua tempat akan memilih versi yang paling menguntungkan dirinya, dan wajar kalau begitu.
DP hangus: hati-hati dengan kalimat mutlak
Kami tidak menemukan peraturan yang khusus mengatur DP booking treatment di klinik. Yang berlaku adalah kesepakatan yang ditulis jelas kepada pasien. Meski begitu, ada aturan umum yang perlu diperhatikan saat menyusun kalimatnya.
UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen mendefinisikan klausula baku sebagai aturan atau syarat yang disiapkan sepihak oleh pelaku usaha dan wajib dipenuhi konsumen (Pasal 1 angka 10). Pasal 18 ayat (1) huruf c melarang klausula baku yang "menyatakan bahwa pelaku usaha berhak menolak penyerahan kembali uang yang dibayarkan atas barang dan/atau jasa yang dibeli oleh konsumen". Pasal 18 ayat (2) juga melarang klausula baku yang letaknya sulit terlihat, tidak bisa dibaca jelas, atau sulit dimengerti (UU 8/1999, JDIH BPK).
Apakah pasal ini berlaku persis untuk DP treatment klinik, kami belum menemukan penjelasan resminya. Yang jelas aman secara operasional:
- Hindari kalimat seperti "DP tidak dapat dikembalikan dengan alasan apa pun".
- Kaitkan DP yang tidak kembali dengan kondisi yang spesifik, misalnya "batal kurang dari [batas waktu] sebelum jadwal" atau "tidak datang tanpa kabar".
- Beri jalan keluar yang adil sebelum DP hangus, misalnya satu kali ganti jadwal gratis kalau dikabari sebelum batas.
- Kirim aturannya di pesan yang sama dengan nomor rekening, bukan di tautan terpisah yang jarang dibuka.
Pasal 4 huruf c undang-undang yang sama menyebut hak konsumen atas informasi yang benar, jelas, dan jujur. Pesan konfirmasi yang memuat aturan DP secara utuh adalah cara paling sederhana untuk memenuhinya.
Contoh pesan WhatsApp untuk setiap tahap
Pesan di bawah bisa disalin. Ganti bagian dalam kurung siku dengan aturan klinikmu sebelum dikirim.
Konfirmasi booking dengan aturan DP lengkap
Halo Kak [Nama], jadwalnya sudah saya siapkan: Treatment: [Nama Treatment] Dokter/terapis: [Nama] Hari, tanggal: [Hari, tanggal], jam [jam] WIB Untuk mengunci jadwal ini ada DP Rp[nominal], nanti dipotong dari total biaya. Batas bayar: [hari] jam [jam]. Kalau lewat batas, jadwalnya kami lepas untuk pasien lain. Aturan DP: 1. Ganti jadwal gratis 1 kali kalau dikabari paling lambat [batas waktu]. 2. Batal kurang dari [batas waktu] sebelum jadwal atau tidak datang tanpa kabar: [aturan klinikmu]. 3. Kalau klinik yang membatalkan, DP dikembalikan penuh atau dipindah ke jadwal baru, Kakak yang pilih. Pembayaran ke [nama bank], a.n. [nama klinik sesuai rekening], [nomor rekening klinik]. Setelah transfer, kirim foto bukti transfernya di chat ini ya, Kak.
Nomor rekening yang dikirim adalah rekening klinik, bukan rekening pribadi admin. Jangan pernah meminta pasien mengirim nomor kartu atau nomor rekening lengkap miliknya. Kebijakan WhatsApp Business juga melarang bisnis meminta orang membagikan nomor kartu pembayaran atau nomor rekening keuangan lengkap (WhatsApp Business Policy).
Pengingat sebelum batas bayar
Kirim satu pengingat beberapa jam sebelum batas, bukan berkali-kali.
Halo Kak [Nama], mengingatkan DP untuk [Nama Treatment] hari [hari] jam [jam] belum kami terima. Batas bayarnya hari ini jam [jam]. Kalau Kakak berubah pikiran atau mau pindah hari, balas saja di sini, nanti saya bantu carikan jadwal lain.
Slot dilepas karena DP tidak masuk
Halo Kak [Nama], karena DP belum masuk sampai [jam] tadi, jadwal [Nama Treatment] hari [hari] sudah kami lepas. Kalau masih mau treatment, balas pesan ini dan saya cek jadwal yang kosong.
Nada pesan ini netral. Pasien yang lupa bayar sering masih ingin datang, dan pesan yang menyalahkan membuat mereka pindah ke klinik lain.
DP sudah diterima
DP Rp[nominal] sudah kami terima, Kak [Nama]. Terima kasih. Jadwal Kakak terkunci: [Nama Treatment], [hari, tanggal] jam [jam] WIB dengan [Nama]. Sisa pembayaran Rp[sisa] dibayar di klinik setelah treatment. Kalau perlu ganti jadwal, kabari paling lambat [batas waktu] ya.
Pasien minta ganti jadwal
Bisa, Kak. DP Kakak ikut pindah ke jadwal baru. Yang masih kosong: 1. [Hari, tanggal] jam [jam] 2. [Hari, tanggal] jam [jam] 3. [Hari, tanggal] jam [jam] Pilih nomornya ya. Ini ganti jadwal pertama, jadi tidak ada potongan DP.
Sebelum menawarkan jam, cek dokter atau terapis, ruangan, dan alat yang dibutuhkan treatment itu. Pilihan jam yang ternyata bentrok lebih merugikan daripada balasan yang telat beberapa menit. Templat reschedule tanpa DP ada di artikel template balasan WhatsApp klinik kecantikan.
Pasien batal mendadak dan minta DP kembali
Ini percakapan yang paling sering berakhir buruk. Jawab dengan aturan yang sudah dikirim di awal, tawarkan pilihan yang memang ada, dan jangan memutuskan pengecualian sendiri.
Saya paham, Kak [Nama]. Sesuai aturan di pesan konfirmasi tanggal [tanggal], pembatalan kurang dari [batas waktu] sebelum jadwal [aturan klinikmu]. Yang bisa saya bantu sekarang: [contoh: memindahkan DP ke jadwal lain dalam [periode]]. Kalau ada kondisi khusus, misalnya sakit, saya teruskan ke [owner/manajer klinik] untuk dipertimbangkan, dan kami kabari paling lambat [waktu].
Pengecualian karena sakit, keadaan darurat keluarga, atau alasan lain diputuskan oleh owner atau manajer, lalu dicatat. Kalau dua pasien dengan alasan sama diperlakukan berbeda, keluhan berikutnya tinggal menunggu waktu.
Klinik yang membatalkan
Halo Kak [Nama], mohon maaf, [dr. Nama/terapis] berhalangan pada [hari, tanggal] karena [alasan singkat]. Jadwal Kakak terpaksa kami batalkan. DP Rp[nominal] bisa: 1. dipindah ke jadwal lain, atau 2. dikembalikan penuh ke rekening Kakak. Kakak pilih yang mana? Kalau pilih nomor 2, mohon kirim nama bank dan nama pemilik rekening, nanti kami proses dalam [jangka waktu].
Mencatat DP supaya tidak ada yang tercecer
DP yang hanya tercatat di chat akan hilang di antara ratusan pesan. Buat satu tabel sederhana yang diisi setiap kali ada DP masuk atau keluar:
| Kolom | Isi |
|---|---|
| Nama pasien dan nomor WhatsApp | Sesuai data registrasi |
| Treatment dan jadwal | Hari, tanggal, jam, dokter atau terapis |
| Nominal dan tanggal masuk | Dicocokkan dengan mutasi rekening klinik, bukan hanya foto bukti transfer |
| Status | Menunggu, diterima, dipindah, dikembalikan, tidak kembali |
| Catatan keputusan | Siapa yang menyetujui pengecualian dan alasannya |
Cocokkan tabel ini dengan mutasi rekening setiap sore. Foto bukti transfer bisa salah kirim atau diedit, jadi status "diterima" diisi setelah uangnya benar-benar masuk.
Kalau pencatatan ini mulai memakan banyak waktu admin, bagian berulangnya bisa diambil alih Autoberes: booking dicatat dengan status menunggu DP, dan kalau lewat batas belum dibayar, slotnya dilepas lalu ditawarkan ke pasien di daftar tunggu secara berurutan. Detailnya ada di halaman klinik kecantikan.
Daftar cek sebelum aturan DP dipakai
- Daftar treatment yang kena DP sudah disetujui dokter penanggung jawab dan owner.
- Kelima aturan (besar, batas bayar, ganti jadwal, batal, klinik membatalkan) tertulis di satu dokumen.
- Tidak ada kalimat mutlak bahwa DP tidak kembali dalam kondisi apa pun.
- Aturan dikirim di pesan yang sama dengan nomor rekening klinik.
- Teks yang sama dipakai di WhatsApp, Instagram, dan meja depan.
- Ada satu orang yang berwenang memutuskan pengecualian.
- DP dicocokkan dengan mutasi rekening setiap hari.
- Pasien dengan keluhan darurat tidak pernah ditanya soal DP.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa besar DP yang wajar untuk klinik kecantikan?
Tidak ada angka resmi. Klinik biasanya menyesuaikan dengan harga treatment dan kerugian kalau slot kosong. Yang lebih penting dari angkanya adalah aturan yang jelas soal batas bayar, ganti jadwal, dan pengembalian.
Bolehkah klinik menulis "DP hangus kalau batal"?
Boleh menulis kondisi kapan DP tidak dikembalikan, asalkan kondisinya spesifik dan disampaikan sebelum pasien membayar. Hindari kalimat bahwa uang tidak dikembalikan dalam kondisi apa pun. UU Perlindungan Konsumen Pasal 18 ayat (1) huruf c melarang pelaku usaha mencantumkan klausula baku yang menyatakan berhak menolak mengembalikan uang konsumen, dan kalimat mutlak seperti itu mirip sekali dengan bunyi pasal tersebut.
Apakah DP perlu untuk konsultasi pertama?
Umumnya tidak. Calon pasien yang baru mau konsultasi masih menimbang, dan DP di tahap ini bisa membuat mereka batal bertanya. DP lebih masuk akal untuk treatment yang memblok dokter, ruangan, atau alat dalam waktu lama.
Bagaimana kalau pasien sudah transfer tapi slotnya sudah dilepas?
Cek dulu mutasi rekening dan jam transfernya. Kalau uang masuk sebelum batas, kembalikan slotnya atau tawarkan jadwal setara. Kalau masuk setelah batas, tawarkan jadwal lain atau kembalikan DP penuh, karena slot yang dibayar memang sudah tidak ada.
Sumber
- Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (JDIH BPK). Pasal 1 angka 10 (klausula baku), Pasal 4 huruf c, Pasal 18 ayat (1) huruf c dan ayat (2)
- Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan (JDIH BPK). Pasal 174 ayat (2), larangan meminta uang muka dalam kondisi gawat darurat
- Business Policy, WhatsApp for Business. larangan meminta nomor kartu pembayaran dan nomor rekening lengkap
Mau balasan dan pengingat seperti ini berjalan sendiri?
Autoberes membalas chat WhatsApp dari data bisnismu dan mengoper ke admin saat perlu. Biaya dan syaratnya ada di halaman harga.
Artikel terkait
Semua artikelKlinik kecantikan, Klinik gigi
Aturan promosi klinik menurut Permenkes 1787/2010: bolehkah diskon dan testimoni?
Isi Pasal 5 Permenkes 1787/2010 tentang iklan pelayanan kesehatan, apa artinya untuk broadcast WhatsApp dan Instagram klinik, dan daftar cek sebelum mengirim promosi.
5 menit baca
Klinik kecantikan
Perlindungan data pasien klinik kecantikan: foto kulit, chat WhatsApp, dan UU PDP
Perlindungan data pasien klinik kecantikan menurut UU PDP: cara admin menyimpan foto kulit, meminta izin, menjawab permintaan hapus data, dan saat HP hilang.
8 menit baca
Semua bisnis, Klinik kecantikan, Klinik gigi, Showroom mobil
Contoh pesan otomatis WhatsApp di luar jam kerja untuk klinik dan showroom
Template pesan away untuk klinik kecantikan, klinik gigi, dan showroom mobil bekas, cara mengaturnya di WhatsApp Business, dan apa yang harus dilakukan pagi harinya.
5 menit baca